Sabtu, 02 Juni 2012

[inti-net] Buku Pelajaran Diduga Benuansa Pornografi,

 

Ref: . Bukankah belajar ialah untuk menambah ilmu pengetahun, jadi bagaimana bisa dikatakan ada pornografi, kalau yang belajar tidak mengetahui pornografi itu apa dan bagaimana bentuk serta prosedurnya? Sedikit-sedikit ada malsiat porno di sana sini.

http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2012/06/01/120090/Buku-Pelajaran-Diduga-Benuansa-Pornografi-Penerbit-Siap-Tanggung-Jawab

01 Juni 2012 | 23:48 wib

Buku Pelajaran Diduga Benuansa Pornografi,
Penerbit Siap Tanggung Jawab

SOLO, suaramerdeka.com – Penerbit buku "Ada Duka di Wibeng" yang diduga mengarah ke pornografi PT Era Adicitra Intermedia Solo siap bertanggung jawab. Termasuk merevisi isu buku yang dikeluhkan masyarakat.

Menurut Direktur PT Era Adicitra Intermedia, Heri Sulistyanto, tanggung jawab tersebut sebagai bentuk profesionalisme. Pihaknya pun dengan terang-terangan akan membuka pembicaraan dengan elemen di Kabupaten Kebumen yang notabene mengeluhkan isi buku tersebut. "Ini artinya koreksi bagi kami. Namun apa yang kami terbitkan sesuai dengan kaidah-kaidahnya," ungkapnya pada Suara Merdeka, saat ditemui di Jalan Slamet Riyadi 485 Kelurahan Pajang, Laweyan, Solo Jumat (1/6).

Dikatakan Heri, buku jenis fiksi atau novel remaja tersebut telah sesuai dengan Panitia Penelitian Buku Non-Teks Pelajaran (PPBNP). Yakni melalui keputusan Kepala Pusat Pembukuan Kemendiknas Nomor 1715/ ab.2/ll2001 tahun 2009 tertanggal 19 Mei, sehingga layak beredar di masayarakat. Apalagi isi buku tersebut tentang akhlakul karimah dan budi pekerti. "Kemudian yang tidak tepat itu bacanya sepenggal. Soalnya halaman 1 hingga 93 itu contoh pergaulan buruk. Kemudian di halaman selanjutnya itu hal pokok. Kami ajak pembaca atau remaja jangan sampai menirunya," tandas dia.

Dia membantah, buku "Ada Duka di Wibeng" tidak menjurus ke pornografi seperti yang memanas akhir-akhir ini. Menurutnya tidak ada bahasa fulgar. Namun lebih pada bahasa gaul anak remaja. Apalagi maksud di dalam buku yang sudah dicetak dua kali pada 2008 dan 2012 sangat jelas jika dibaca secara utuh. Mengingat dewasa ini, pergaulan anak zaman sekarang sudah mengkhawatirkan. "Tapi kami tetap akan menelusuri, kenapa bisa sampai pada anak SD. Soalnya kan kami hanya menerbitkan, kemudian ada agen-agennya sendiri yang mendistribusikan buku tersebut," jelasnya.

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
Gabung di milis INTI-net, kirim email ke : inti-net-subscribe@yahoogroups.com

Kunjungi situs INTI-net   
http://groups.yahoo.com/group/inti-net

Kunjungi Blog INTI-net
http://tionghoanet.blogspot.com/
http://tionghoanets.blogspot.com/

Tulisan ini direlay di beberapa Blog :
http://jakartametronews.blogspot.com/
http://jakartapost.blogspot.com
http://indonesiaupdates.blogspot.com

*Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*

CLICK Here to Claim your Bonus $10 FREE !
http://adv.justbeenpaid.com/?r=kQSQqbUGUh&p=jsstripler5
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar