Minggu, 08 Juli 2012

[Indonesia-Rising] Menelusuri Nabi yg mirip Musa

 

Menelusuri Nabi yg seperti Musa

Tidak bosan bosannya kalau menelusuri Nabi yg mirip Musa itu sopo.

Menjawab kebohongan situs IsaDanIslam.com Siapakah Yang Dinubuatkan Dalam Kitab
Ulangan 18?

Situs IsadanIslam.com tidak hanya berusaha menyudutan Islam dengan berbagai
pelintirannya terhadap al-Qur'an. Namun juga ternyata pintar dalam bersilat
lidah untuk membantah fakta-fakta kebenaran yang nyata. Salah satunya adalah
mereka membantah soal Nubuat Nabi Muhamma yang terdapat dalam Alkitab Ulangan
18. Dengan PD nya Admin menulis bahwa yang dimaksud bukanlah Nabi Muhammad.
Mari kita lihat apa yang mereka tulis:
"Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari saudara-saudaramu, sama seperti aku
(Musa) akan dibangkitkan bagimu oleh Tuhan Allahmu, dialah yang harus kamu
dengarkan" (Ulangan 18:15). "Seorang nabi akan kubangkitkan bagi mereka dari
antara saudara mereka, seperti engkau ini (Musa); Aku akan menaruh FirmanKu
dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan
kepadanya" (Ulangan 18:18).
Nabi ini akan terbit dari tengah-tengahmu.
Siapa yang dimaksudkan dengan "dari tengah-tengahmu"? Pertama, perlu
diperhatikan kitab itu ditulis kepada siapa? Dalam Ulangan 1:1 dengan jelas
dikatakan, "Inilah perkataan-perkataan yang diucapkan Musa kepada seluruh orang
Israel … Silsilah Isa Al-Masih dalam Injil Matius maupun Lukas menunjukkan Isa
Al-Masih lahir dari tengah-tengah bangsa Israel.
Nabi ini akan terbit dari antara saudara-saudaramu.
Supaya hal ini tidak menimbulkan kebingungan di kemudian hari, Musa memberikan
identifikasi jelas tentang golongan ini. Misalnya, Ulangan18:2 berbicara tentang
suku Lewi yang tidak diberikan milik pusaka di tengah-tengah saudara-saudaranya.
Maksudnya dari tengah-tengah suku Israel. Juga Ulangan 17:15 menekankan hal yang
sama, "Dari tengah-tengah saudara-saudaramu haruslah engkau angkat seorang raja
atasmu; seorang asing (misalnya, Arab) tidak boleh kauangkat atasmu." Arti
saudara baik dalam Al-Quran maupun dalam Kitab Ulangan adalah sama. Istilah AKH
(baik bahasa Ibrani maupun Arab) menunjuk pada saudara dalam hubungan keluarga
dan anggota suku. Istilah yang sama dipakai dalam Sura 7:65, "Dan (kami telah
mengutus) kepada kaum Aad saudara mereka Hud."
Nabi ini harus seperti Musa.
a. Seorang yang dari kaum Israel: Isa Al-Masih saja yang cocok dengan
penggenapan ini.

Tanggapan: betapa terlihat sekali komentar admin terhadap ayat tersebut diatas
terkesan ketakutan dan tergesa-gesa lalu mengatakn dalam ulagan 1:1 dengan jelas
dikatakan: inilah perkataan yang diucapkan oleh musa…….. slsilah.. Isa almasih
lahir dari tengah-tengah bangsa Israel..
Penekanan admin dan ketakutan dalam komentarnya sangat terlihat dengan
menekankan bahwa yang nabi yang dimaksud berasal dari bangsa Israel bukan bangsa
lainnya.
Benarkah dalam nubuat ini bahwa Nabi yang akan akan datang itu adalah nabi dari
bangsa Israel?
faktanya nabi yang dimaksud bukanlah dari bangsa Israel Admin menutup mata
terhadap ayat ini:

Baca ulangan 34: 9-10
34:9 Dan Yosua bin Nun penuh dengan roh kebijaksanaan, sebab Musa telah
meletakkan tangannya ke atasnya. Sebab itu orang Israel mendengarkan dia dan
melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa. 34:10 Seperti Musa
yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang
bangkit di antara orang Israel,
Ternyata tidak akan bangkit lagi seorang pun Nabi dari Israel.
Jika tidak ada Nabi yang akan bangkit Nabi dari bangsa Israel nubuat tersebut
jelas Nabi itu akan lahir dan hadir dari luar bangsa Israel. Yakni bangsa Arab,
saudara-saudara mu disitu adalah makna dari saudara antara Ismael dan Ishaq yang
melahirkan keturunan atau bangsa arab dan Israel..
Kemudian Admin IsadanIslam.com menulis:
b. Seorang yang membawa wahyu Allah yang sesuai – Musalah yang membawa Taurat
atau Hukum Allah yang disebut Perjanjian Lama. Isa Al-Masih membawa Injil atau
kabar kesukaan hal anugerah Tuhan yang disebut Perjanjian Baru (lihat Yohanes
1:17). Berita yang dibawa Isa Al-Masih sesuai dan malah merupakan penggenapan
dari wahyu Musa. Sebaliknya berita yang disampaikan oleh Muhammad dalam banyak
hal bertentangan dengan Taurat (misalnya korban darah, syahadat, naik haji dan
lain-lain).

Tanggapan: sebuah argument yang sangat tidak nyambung. Menyatakan Isa yang
dimaksud dalam ayat ini, pertama, sudah terbantah bahwa tidak akan ada lagi Nabi
dari Israel, kedua Isa atau Yesus tidak sama dengan Musa, yakni bertatap muka
langsung dengan Allah.
Ketiga Yesus bukan dianggap nabi oleh Kristen tapi dianggap Tuhan. Ini
memastikan bahwa Isa bukanlah yang dimaksud.
Sama seperti musa dapat kita lihat dengan perbandingan berikut:
1. Musa lahir dari ayah dan ibu, nabi Muhamma lahir dari ayah dan ibu,
Isa, hanya memiliki Ibu, lahir tanpa percampuran ayah dan ibu
2. Musa adalah seorang Nabi Allah, nabi Muhammad juga disebut Nabi, dan
Isa, dianggap TUhan.
3. Nabi Muhammad dan nabi Musa dalam kematiannya sama-sama wajar,
sementara Yesus mati terbunuh (tidak wajar)
4. Nabi Muhammad dan Musa, menikah, sementara Isa / Yesus menurut Kristen
tidak menikah. Apakah ini kurang cukup bukti??
Berikutnya Admin situs IsadanIslam.com menulis:
c. Seorang yang menyatakan kuasa Allah dengan mujizat yang nyata. Musa-lah yang
banyak membawa mujizat dalam Perjanjian Lama (lihat Keluaran dan Bilangan).
Demikian juga kenyataannya Isa Al Masih juga melakukan segala macam mujizat
(penyembuhan, membangkitkan orang mati, dan lain-lain) sebagai bukti bahwa
Dialah utusan Allah.

Tanggapan: lucu sekali dalam hal mu'jiat ini, menurut Islam, musa dan nabi
Muhammad memiliki mu'jizat sebagai Isa memiliki mu'jizat. Nabi Musa diberi
mu'jizat berupa tongkat yang bisa berubah menjadi Ular dan mengalahkan penyihir
fir'aun, kemudian pula tongkat nabi Musa bisa membelah laut dan menyelamatkan
bangsa Israel ketika itu. Dan Nabi Muhammad juga punya Mu'jizat, membelah bulan,
jari-jarinya mengeluarkan air. Dsb. Salah satu pembuktian mu'jizat nabi Muhammad
adalah al-Qur'an yang tidak tertandingi dari segi bahasa dan sastranya. Dan juga
penulisannya. Anda bisa baca artikelnya disini secara lengkap
keajaiban pengcodean al-Qur'an
Keajaiban sastra al-Qur'an

Kemudian situs IsadanIslam menulis:
d. Seorang yang secara langsung mendengar berita dari Allah. Ini ditegaskan
dalam Ulangan 34:10, "Musa yang dikenal Tuhan dengan berhadapan muka." Lagi
dalam Bilangan 12:8, "Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia (Musa)." Al-Quran
menegaskan ini, "Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung
(Sura4:164)." Sedangkan Muhammad, bukankah ia mendengar pesan Tuhan melalui
malaikat Jibrail, berarti tidak langsung dari Allah?
Sebenarnya penggenapan Firman Allah kepada Musa ini sudah ada. Ditulis dalam
Kisah Para Rasul 3:18-24, tentang Isa Al-Masih – "Bukankah telah dikatakan Musa;
Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara
saudara-saudaramu, sama seperti aku:Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu …"
Nah disini yang terpenting.. Musa bertemu dengan Allah, apakah Nabi Muhammad
tidak bertemu langsung dengan Allah?
faktanya Nabi Muhammad pernah bertemu langsung dengan Allah pada peristiwa Isra
dan mi'raj yang dilakukan satu malam. Dari mekkah ke baitul maqdis dan ke langit
ketujuh Sidratul Muntaha, nah konsep Isra' Mi'raj ini yang sering kali ditentang
oleh Kristen.
Padahal disinilah bukti Nabi Muhammad bertemu dengan Allah secara langsung
sebagaimana Musa.
Dan hal ini tidak pernah dialami oleh Yesus. Karena dalam konsep Kristen Yesus
adalah Firman.

Shalom,
Tawangalun.

__._,_.___
Recent Activity:
** Beliau Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Ia Gajah Mada, "Jika telah mengalahkan Nusantara, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa". **
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar